"Jihad Itu Rekreasinya Rasulullah"
![]() |
| Aksi Bela Islam 212 di Monas |
bersamaislam.com - Ini hadits yang saya hafalkan 30 tahun yang lalu. Saya mengambil dari sebuah buku Syekh Sa'id Ramadhan Al Buthy. Bunyinya, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Rihlatu ummatii al jihaad fii sabiilillaah". (Aw kamaa qoola). Artinya : rekreasinya ummatku adalah jihad fi sabilillah.
Hadits itu juga yang saya ungkapkan, saat seorang sahabat menyentil, "Kayak kurang kerjaan saja malam-malam di Bundaran Dolog". Saat itu saya memang menunggu cukup lama siapa saja pengancam Habib Rizieq yang berminat duel memenuhi tantangan saya, di daerah Bundaran Dolog, di Surabaya. Bukannya banyak waktu luang, tapi saya sengaja malam itu sedang rekreasi.
Aksi Bela Islam 411 dan 212 dulu serta 11 Pebruari nanti juga saya ikuti dengan panduan hadits itu. Waktu, tenaga, fikiran, dana, sengaja saya sisihkan untuk datang di Jakarta. Maka ada beberapa kegiatan lain yang tersisih atau tertunda. Ah, kok ngoyo dan ribet begitu ber-Islam, begitu kira-kira orang yang berpikiran materialistik.
Oh, nggak ngoyo nggak ribet, bro. Saya hanya sedang berekreasi kok, sebagaimana banyak orang lain berekreasi ke tempat-tempat wisata. Mereka juga sisihkan waktu, tenaga, fikiran, dana untuk rekreasi mereka. Dan, masing-masing orang berekreasi untuk menyegarkan kembali sisi-sisi rohani, psikologis, dan mentalitas.
Wahai pemerintah berbau P** . Janganlah halangi orang-orang berekreasi. Percuma kamu hamburkan uang negara untuk menghalangi. Tapi kalau kamu ngotot, silakan saja. Tindakanmu sudah cocok bingitz dengan Al Qur'an kok.
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan" (Q.S. Al Anfal 36).
Penulis: Kyai Fathoni (Pengasuh Ponpes Dakwah Al-Kahfi)

0 komentar:
Posting Komentar